Bagi anda yang menggemari batik, pasti akan
cemas bila baju batik yang dimiliki memudar warnanya. Saya memiliki beberapa baju batik, tetapi
lama-kelamaan baju batik saya tampak terlihat memudar. Entah karena proses
pencucian yang salah atau bahan dari baju batiknya yang jelek.. banyak yang
mengatakan jika punya batik jangan sering di cuci. Tetapi malu juga dong kalo
terus-terusan gak di cuci, jadi bau dong.. haha
Kini anda tidak perlu khawatir, karena ada
beberapa langkah yang bisa dilakukan agar batik yang anda miliki tetap terlihat
cantik, simak berikut ini.
Mencuci kain batik dengan menggunakan shampo
rambut. Sebelumnya, larutkan dulu shampo hingga tak ada lagi bagian bagian yang
mengental. Setelah itu baru kain batik dicelupkan. Sebagai alternatif, sabun
pencuci khusus untuk batik dapat dengan mudah ditemukan di pasaran.
Jangan pernah menggosok dan jangan menggunakan
deterjen saat mencuci celana atau baju batik, pun jangan mencuci batik di mesin
cuci. Jika batik anda tidak terlalu kotor, bisa dicuci dengan air hangat.
Jika terkena noda, bisa dibilas dengan sabun
mandi. Akan tetapi bila noda membandel, dapat dihilangkan dengan kulit jeruk
hanya pada bagian yang terkena noda.
Pada proses penjemuran, mungkin sama seperti
menjemur baju kebaya atau kain lain seperti kain sarung, yaitu biarkan kain
mengering secara alami, tidak perlu diperas. Tarik bagian tepi kain agar kain
yang terlipat kembali seperti sedia kala.
Hindari penyetrikaan secara langsung, jika
terlalu kusut semprotkan air di atas kain batik anda lalu lapisi batik anda
dengan kain lainnya. Hal ini untuk menghindari kain batik Anda terkena panas
langsung dari setrikaan.
Bila anda ingin memberi pewangi dan pelembut
kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebelumnya,
tutupi dulu kain dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut
lain. Sebaiknya, jangan menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain
atau pakaian berbahan batik sutera berpewarna alami.
Sesudah disetrika, mungkin seperti baju
kebaya, atau kain lainnya, sebaiknya batik disimpan dalam plastik agar tidak
dimakan ngengat. Jangan meletakkan kapur barus, karena zat padat ini terlalu
keras sehingga bisa merusak kain batik anda. Ada baiknya Anda beri merica atau
lada yang dibungkus dengan tissue dan dimasukkan dalam lemari pakaian untuk
mengusir ngengat.
Atau anda bisa menggunakan akar wangi yang
sebelumnya dicelup ke dalam air panas dan dijemur. Setelah akar wangi tersebut
kering, anda baru bisa menggunakannya.
Bagi Anda yang ingin koleksi batik atau kain
berkualitas lainnya dapat mengunjungi batik, dan koleksi berkualitas lainnya.
Selamat mencoba.
Oh begitu makasih ya sobat?
BalasHapus